7 Tips dalam Membeli SSD

7 Tips dalam Membeli SSD

Walau SSD sendiri sudah sangat umum di masyarakat, namun ternyata masih banyak pengguna di Indonesia yang belum beralih menggunakan SSD dengan alasan harga berbanding kapasitas yang dianggap belum sepadan. Namun untuk kali ini kami tidak akan mengulas perbedaan SSD dengan storage jenis lain terutama HDD. Kali ini kami akan lebih mengulas Tips atau Kiat untuk bagaimana memilih SSD yang tepat untuk kebutuhan Anda.
1. Kapasitas : terdapat berbagai macam varian ukuran SSD yang beredar dipasaran. Mulai dari 32GB hingga 1TB pun kini telah hadir di pasaran. Hanya saja, untuk ukuran dibawah 128GB sudah sangat sulit ditemu dipasaran. Kalau pun ada, dapat dipastikan stok lama. Untuk pengguna Laptop kami sarankan untuk membeli SSD dengan ukuran 128 atau 256GB saja dikarenakan ukuran 128GB serta 256Gb sudah sanbat memadai. Jika tempat penyimpanan kurang, dapat disiasati dengan menggunakan HDD bekas laptop Anda untuk dijadikan eksternal storage. Ukuran diatas 256GB untuk sebuah laptop kami rasa tiada gunanya kecuali untuk Notebook gaming yang membutuhkan storage luas guna menampung game-game dengan ukuran file raksasa.
2. Form factor : Ada banyak form factor dari SSD ini dewasa ini. Yang paling umum dan paling banyak digunakan adalah SATA III. Selain itu hadirlah SSD versi form factor PCI Express yang biasanya membutuhkan port PCI Express 4x untuk pengoperasiannya. Selain itu belakangan ini hadirlah SSD dengan form factor M.2 dengan bentuk lebih ramping tipis serta lebih cepat dikarenakan menggunakan bandwith PCI Express. Jika flashback beberapa waktu lalu, terdapat SSD dengan form factor MSata yang sepertinya sudah mati perkembangannya dan telah digantikan oleh port M.2. Port Sata juga sebenarnya mengalami perkembangan dengan hadirnya port Sata Express, namun sampai detik sekarang SSD ataupun Storage yang menggunakan Sata Express belum pernah masuk ke Indonesia. Selanjutnya adalah port U.2, ini adalah port paling baru yang lahir dan sama-sama menggunakan bandwith dari PCI Express.
untuk pengguna PC Dektop pilihan sangatlah fleksibel, jika membutuhkan performa tinggi dan terdapat port M.2, saran kami gunakanlah port tersebut dibandingkan menggunakan port Sata III dikarenakan performanya jauh lebih OK punya. Untuk pengguna Laptop biasanya ahnya disediakan port dengan interface SATA III saja, tapi beberapa vendor pun telah menggunakan port M.2. untuk lebih pastinya, silakan cek spesifikasi Laptop Anda terlebih dahulu.

sata3-www.ceperan.comm.2-www.ceperan.comu.2-www.ceperan.com

Contoh port untuk SSD Sata III            Contoh Port M.2                              Contoh Port U.2
3. Ukuran : SSD Sata III memang rata-rata menggunakan ukuran 2.5 Inch, namun tidak semua SSD Sata III dapat dengan mudah dimasukan kedalam Laptop dikarenakan beberapa Laptop menggunakan SSD dengan ukuran lebih tipis atau yang lebih umum disebut slim SSD. untuk pengguna Desktop sebenarnya hampir tiada kendala untuk masalah ukuran SSD. dikarenakan Desktop lebih fleksible dalam manajemen casing.
4. Performa : Memiliki SSD dengan performa kencang memang memiliki kebanggaan dan kepuasan tersendiri. Tapi dari pengalaman kami, memiliki SSD terkencang hanya akan maksimal jika disandingkan dengan komponen pendukung lain yang juga sepadan sehingga performa maksimalnya juga keluar secara maksimal. Jangan kaget jika Anda ketika mencoba sebuah SSD yang kabarnya paling kencang namun ketika Anda tes performanya jauh berbeda, hal itu umumnya dikarenakan komponen pendukung dari tidak dapat memaksimalkan SSD Anda. Komponen yang berkaitan langsung dengan kecepatan SSD antara lain, Prosesor, Ram, Chipset serta Operating System.
khusus untuk pengguna Laptop, saran dari kami tidak usah mencari SSD terkencang, cukup SSD biasa saja untuk Laptop Anda. Dikarenakan kebanyakan hardware Laptop pada umumnya tidak dapat memaksimalkan performa dari sebuah SSD. Lagipula ketika menggunakan Laptop, perbedaan antara SSD yang mempunyai performa super kencang, tidak akan jauh berbeda dengan SSD biasa saja. Karena hal tadi lah penyebabnya.
5. Garansi : hal ini lah yang patut jadi perhatian dikarenakan belakangan banyak brand SSD masuk ke Indonesia. Banyak dari mereka menawarkan harga sangat murah namun garansi yang ditawarkan ternyata sangat pendek. Garansi SSD yang dapat ditemui di pasaran ber variatif, antara 1 tahun, 3 tahun, 5 tahun maupun 10 tahun.
Saran kami adalah, pilih SSD dengan garansi minimal 3 tahun. Karena di dalam pengalaman kami, tidak ada ruginya membeli SSD dengan garansi lama. Toh harga tidak selisih diats 500rb dari hasil survey kami.
6. Kelengkapan dan Feature : Terkadang beberapa produsen menyelipkan sebuah SSD bracket, SSD Enclosure dan lain-lain yang jelas imbasnya harga akan meningkat dibandingkan Produsen yang hanya menjual SSD saja. Namun terkadang terdapat software bundle untuk backup serta maintenance bahkan software yang mampu meningkatkan performa SSD. Jadi pilihlah sesuai kebutuhan Anda.
7. Harga : Saran dari kami, jangan terburu nafsu ketika melihat SSD dengan harga murah. Namun juga jangan langsung berfikir SSD mahal pasti bagus. Anda harus jeli dengan mencoba membandingkan terlebih dahulu serta mencoba mencari review nya terlebih dahulu.

Share
By
| I Wrote Therefore I am |